Jumat, 28 Februari 2014

Penyakit Landak Mini : Scabbies

 ternyata landak mini juga bisa terserang scabbies yang biasanya menyerang kucing / anjing, ini disebabkan karena interaksi dengan binatang lain yang kotor seperti tikus, kucing kampung, dll.



Kamis, 27 Februari 2014

Penyakit Landak Mini : Influenza

Influenza,lagi-lagi penyakit ini disebabkan oleh lingkungan kandang yang kurang bersih, juga pemilihan bedding serbuk kayu yang kurang tepat (terlalu halus dan berdebu yang memungkinkan debu-debu tersebut akan terhisap kedalam saluran pernafasan si landak mini). oleh karena itu, jangan memilih serbuk kayu yang terlalu halus tekstur dan butirannya untuk landak mini.

Rabu, 26 Februari 2014

Penyakit landak mini : Obesitas

penyakit ini disebabkan karena landak mini terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak dan gula yang tinggi (catfood/dogfood yang digunakan harus diperhatikan kandungan komposisinya dan diet tepat). Obesitas yang terus dibiarkan juga dapat memicu timbulnya penyakit hati berlemak yang sangat berbahaya untuk landak mini.

Selasa, 25 Februari 2014

Penyakit Landak Mini : Kutu

Kutu juga ditimbulkan karena lingkungan yang kurang bersih dan lembab, bahkan kutu senang berpindah-pindah tempat dari landak mini yang satu ke landak mini yang lainnya. Penampakan kutu lebih mudah dilihat pada bagian kulit punggung dan moncong si landak mini, berbentuk semacam butiran-butiran mikro putih yang apabila diperhatikan ia akan bergerak/berlari mengitari area kulit dimana kutu tersebut hinggap. Tak jarang keberadaan jamur dan kutu ini menimbulkan perasaan dan sifat gatal pada landak mini yang mengalami nya. Terlalu sering menggaruk-garuk area kulit punggung, wajah dan telinga juga bisa menjadi indikator si landak mini terkena jamur dan kutu.  Jamur maupun kutu yang diderita seekor landak mini tentu sangat memungkinkan untuk ditularkan terhadap temannya (sekandang maupun beda kandang namun bisa kontak udara langsung dengan si landak penderita). Sehingga mengharuskan anda untuk lebih berhati-hati jika telah memelihara beberapa ekor landak mini.

Senin, 24 Februari 2014

Penyakit Landak Mini : Jamur

ini adalah penyakit umum yang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang kurang bersih dan terlalu lembab tentunya, jamur pada landak mini umumnya menyerang bagian kulit punggung, muka, dan telinga.  Bahkan pada telinga bisa menyebabkan lendir yang keluar dari telinga (congekan.Red) dan duri rontok pada punggungnya (awalnya seperti botak kecil yang lama kelamaan bukan tumbuh, tapi kebotakannya makin melebar dan diimbangi bercak-bercak putih di sekitar punggung (area yang mengalami kebotakan).


Minggu, 23 Februari 2014

perawatan hoglet yg baru lahir

   
  Jumlah anak Landak bervariasi mulai dari beberapa hingga 8 atau 9 ekor. Rata rata  4 ekor.  Saat lahir, landak memiliki panjang satu inci, buta, polos dan sepenuhnya tergantung pada ibu mereka Ketika lahir, mereka diliputi cairan membran yang menutupi punggung dan akan mengering setelah 6-12 jam, punggung akan mulai menyodok melalui celah kulit. Duri pertama ini sangat lembut dan seperti rambut. Duri keras pertama tidak tumbuh dalam dua minggu lagi. Saat menyusui, induk landak perhatian terhadap anak-anaknya seperti induk kucing. Bayi tumbuh sangat cepat selama waktu ini. Setelah sekitar 4 atau 5 hari, Anda dapat melihat puncak perhatian induk landak terhadap anaknya. Dia mungkin akan mendesis pada Anda untuk mencegah anda mengusik anak anaknya. Tetap awasi sampai mereka sekitar tiga minggu. Pastikan pasokan makanan yang cukup dan bergizi dan memiliki banyak air.
     Pada usia tiga minggu bayi sudah cukup besar. Mata mereka mulai membuka dan telah memasuki masa bergerak aktif. Pada saat ini mereka telah menguasai seni khas landak yaitu menggulung seperti bola.   Anda dapat menyentuh  mereka dengan lembut sekarang. Ibu tetap akan mendesis dan melompat  untuk mencoba melindungi bayi-bayinya. Jangan khawatir, karena ini adalah tanda ibu yang baik. Jika ingin bermain ambilah secara bergantian satu persatu, angkat keluar kandang masukkan kembali ke dalam sarang dan kemudian mengambil berikutnya. Jangan memegang anak landak lebih dari satu menit. Induk landak  tidak boleh terlalu khawatir dengan aktifitas anda. Pada minggu ke 5 anda dapat bermain lebih lama. Ibu sudah mulai menyapih dan anak landak mulai mencari makan sendiri. Jangan pisahkan anak landak dari induknya setidaknya 6 minggu, karena mereka secara emosional masih bergantung pada induknya
Pada 6 minggu, induk akan bosan dengan sekarang anak landak telah disapih. Terlihat dari jumlah waktu ia menghabiskan di luar sarang. Pada saat ini Anda harus memiliki kandang lain siap untuk anak-anak. Pindahkan mereka dari kandang induk dan menempatkan mereka dalam kandang baru. Pada sekitar sepuluh minggu, mereka tumbuh dewasa dengan tubuh dipenuhi  duri Ketika ini terjadi, warna mereka bisa tetap sama atau mungkin berubah dalam semalam.   Saat dewasa warna baru tidak akan berubah lagi 
     Jika Anda menemukan anak landak yang  ditolak oleh induknya, Anda dapat mencoba menitipkan pada induk lain yang memiliki usia sebaya. Atau bisa juga anda menyuapi sendiri. Saya menemukan bahwa banyak bayi landak yang cacat ditolak induknya. Jika tidak memiliki indukan lain yang sudah menyusui, bisa dicoba dengan susu kambing yang diteteskan menggunakan pipet setiap 3 - 4 jam. Sambil memberi makan, anda juga dapat membantu mereka untuk buang air kecil dengan membelai lembut perut bagian bawah. Memberi makan dengan menyuapi sendiri hanya boleh digunakan sebagai jalan terakhir, bukan bertujuan untuk menghasilkan landak yang jinak karenatTingkat kelangsungan hidup dengan metode ini kecil.

Sabtu, 22 Februari 2014

Proses Dan Tata Cara Mengawinkan Landak Mini

Pada saat anda merasa yakin akan mengembangbiakkan/mengawinkan landak anda yang sudah berumur dewasa.  berikut cara dan tahapan-tahapannya dalam mengawinkan landak mini
  • Mulai gabungkan betina dan jantan dewasa pada 1 kandang yang dalam kondisi bersih dan tanpa hal-hal yang berpotensi mengganggu proses perkawinan (kandang hanya berisi wadah pakan dan botol minum serta alas serbuk kayu, tanpa ada mainan dan hidding box).
  • Proses perkawinan yang akan berlangsung diawali dengan siulan-siulan si jantan sambil berlari-lari mengelilingi betina. Proses ini sering terlihat nampak seperti perkelahian, karena si betina justru makin menegakkan duri-durinya sambil mendesis seperti marah, terkadang malah saling menggigit dan tak jarang salah satu diantaranya justru terluka. Jadi jangan harap anda akan melihat sebuah adegan yang romantis.

  • Setelah beberapa menit atau jam, rayuan gombal si jantan mulai membuahkan hasil. Si betina pun mulai merebahkan duri-durinya dan pasrah. Perkimpoian pun terjadi layaknya  binatang pada umumnya, namun jangan heran apabila landak jantan terus menggigit duri punggung si betina, hal ini digunakan sebagai bantuan pegangan supaya perkimpoian berlangsung sukses…
  • Dalam kisaran waktu 6-15 menit proses perkimpoian sukses dan terjadi proses regenerasi..jangan lupa cepet-cepet berdoa supaya dikasi anak yang banyak…
  • Masa penggabungan jantan betina adalah berkisar 2-4minggu, hal ini diharapkan bisa terjadi beberapa kali proses perkimpoian untuk lebih meyakinkan terjadi regenerasi.  Stelah itu pindahkan si jantan ke kandang lain. Hal tersebut bertujuan untuk menyelamatkan bayi si betina ketika lahir (karena jantan cenderung langsung memakan bayi-bayi yang dilahirkan betinanya) .
  • Dalam Kandang betina (pasca pemisahan jantan betina), mulai bersihkan serutan kayu yang sudah kotor, sehingga si induk juga merasa nyaman ketika berada dalam kandang yang bersih, berikan persiapan-persiapan kelahiran seperti hidding box, wadah pakan yang selalu terisi cukup, dan juga air pada botol minum. pada masa-masa ini si indukan membutuhkan tambahan nutrisi, sehingga akan makin baik bila diberikan ulat hongkong/jerman secara intens (1 hari – 2 hari sekali, dengan dosis 1 sendok makan untuk indukan 1 ekor), namun pakan primernya harus tetap tersedia juga.
  • Setelah proses kehamilan 30-45 hari (pasca perkimpoian) lahirlah bayi-bayi landak mini (sering disebut hoglet) secara berurutan dari 1 hingga 8 ekor. Mula-mula masih merah, buta, dan tidak berduri. Akan tetapi, ajaibnya, dalam beberapa jam bahkan menit saja duri lunak mereka muncul dari dalam kulit. Setelah beberapa bulan, duri “percobaan” yang masih lunak itu tanggal untuk diganti dengan duri lain yang lebih betulan (inilah yang sering disebut dengan quilling).